I Hadte MoDeem (chapter 1)

Image

Malam dingin itu langit mendung berwarna merah jambu. Tak ada bulan, tak ada taburan bintang menghiasi. CryCry 

 

~>Aku menatap di bangku itu yang biasanya diisi oleh seseorang yang hingga kini menghiasi langit hatiku yang mendung gelap, hujan badai tanpanya.

 

Lantas aku menatap diriku. Hufft, tak ubahnya hanya cowok berambut jarang, dengan baju obral yang ku kucel, tubuhku tugh lumayan jangkung. Kalau dari segi muka yaa standart, dari segi uang nah itu masalahnya, nangiis rasanya kalau liat isi kantong. Hiiks~

Wink

Ehm, kisah cintaku dimulai ketika aku diminta tolong tetanggaku untuk menjadi penjaga warnet, aku bukan mas-mas paruh baya. Aku masih remaja, usia kelas 2 SMA. 

” Cieee, Jevaan istirahat tumben gak ke kantin. Pake ngelamun segala lagi, punya pcar ya?”, goda clara temen cewek tersekatku. Maklumlah, di stiap harinya, duduk tepat di belakangku.

 

Aku hanya menutup mulutku rapat-rapat. Masih terbayang rambutnya yang tergerai SEbahu. Dahinya yang sempurna 360 derajut seberti busur, matanya yang berbinar tersiram cahaya lampu komputer, hidungnya yang sedikit mancung, mulutnya tipis, dagunya, tangannya, tubuhnya pokoknya cantik dan anggun >/////<

” Kalau ada masalah cerita jangan dipendam sendiri, dong ” Ckckckckck. Dia perlahan duduk di sampingku.

 

” Tapi kamu jangan bilang siapa-siapa yach, ” gumamku. Dia menganggukan kepalanya sekitar tiga kali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s